Thursday, March 03, 2011

Bissmillah,

Banyak cinta yang membutakan mata hati hingga tidak bisa lagi mengintrospeksi diri. Banyak cinta yang membisukan suara hati hingga tidak bisa lagi menegur kesalahan kekasihnya dengan berani. Banyak cinta yang membelenggu kekuatan hati hingga tidak bisa lagi menuntun dirimu menapaki jalan Illahi. Bangunkanlah hatimu dari keterlenaan itu sebelum ia mati membeku



Mudah2an cinta dan sayangku tidak membutakan mata hatiku, seharusnya ketika kita sayang dengan sesorang dan orang tersebut melakukan kesalahan, bukan lantas di diamkan atau malah mendukung kesalahan yang ia lakukan, melainkan memberi sumbang saran dan masukan, tetap mendukung ketika ia ingin memperbaiki kesalahannya. Begitu juga ketika kita yang melakukan kesalahan, kita mau menerima kritikan dan berusaha untuk memperbaiki diri menjadi lebih baik lagi. Indahnya ketika bersama pasangan kita belajar menjadi individu yang lebih baik dan bermanfaat, belajar bersama2 di kampus kehidupan untuk menggapai ridha-Nya. InsyaAllah..

*Kutipan dari salah seorang pengarang buku terbaik menurutku, Harlis Kurniawan. Pemikiran beliau luar biasa dalam memaknai kehidupan. Buku keren beliau yang pernah dan sedang ku baca "Bujang dan Putri Malaka (Maknai Hidup Ala Si Bujang), Bujang dan Jenderal Portugis (Maknai Hidup Ala Si Bujang)" Sekarang lagi menanti buku sambungan si Bujang yang ke - 3, sebentar lagi bakal terbit. Buku tersebut ringan dibaca, namun maknanya Subhanallah luar biasa, membuat kita berpikir dari hal-hal kecil yang sering kita remehkan*

Labels:

Monday, February 21, 2011

Melestarikan Cinta

Oleh : Muazar Habibi Psikolog


Penegak cinta-kasih dalam keluarga adalah istri, penegak rasa kebersamaan adalah suami. Lebih peka seorang istri untuk mengekspresikan cinta-kasihnya kepada anggota keluarga, sedangkan suami biasanya lebih bijak dalam menyelesaikan masalah yang ada. Istri penebar cinta, suami yang merawatnya sedangkan anak- anak yang memanennya. Maka ...peran istri dan suami dalam keluarga ibarat busur dan anak panahnya.

MELESTARIKAN CINTA

CUKUP 15-20 MENIT SEHARI Sesibuk apapun seorang suami atau istri, janganlah lupa untuk tetap dapat meluangkan waktu, meski hanya 15-20 menit untuk bermesraan dengan pasangan. Selain makan bersama, suami istri dapat melakukan kegiatan seperti:

- Mendengarkan musik yang disukai pasangan
- Bincang-bincang topik ringan di tempat hening dengan mesra
- Duduk sambil berpelukan di sofa tanpa ada gangguan acara televisi
- Bercengkerama di teras sambil minum teh atau kopi
- Menikmati makan malam atau jajanan di luar rumah dengan berjalan kaki berdua.
- Mulai malam ini, lakukan kebiasaan saling meminta maaf diranjang kepada pasangan menjelang tidur.

Lakukanlah secara bergantian dan jadikan sebagai rutinitas harian. Pola kegiatan seperti ini sangat bermanfaat untuk memulihkan siklus keseimbangan seksual setelah seharian sibuk menghadapi pekerjaan.

MANFAATKAN HUMOR : Lain ladang-lain belalang, bagaimana kalau belalangnya pindah ke ladang seberang ?. Setiap pasangan mungkin memiliki keunikan gaya humor tersendiri. Banyak pasangan yang dapat menikmati kemesraan dengan sisipan-sisipan humor dalam berkomunikasi. Mengapa kita tidak mencoba melakukannya juga? Bisa saja kebiasaan humor pada pasangan dapat menjadi salah satu pilar untuk membangun kasih sayang lebih.

SEMUA BUTUH DI PELUK : Luangkan waktu beberapa menit untuk berpelukan atau berbaring berdekatan, biasakan hal ini dilakukan rutin tiap hari. Jangankan saat pasangan dalam suasana bahagia, dalam keadaan duka pun kita bisa merasa nyaman jika berpelukan. Ada aspek fisik dan emosional dalam sebuah pelukan. Memeluk tidak hanya menunjukkan kepedulian atau betapa berartinya seseorang, tetapi juga mengisyaratkan harapan.

TATAP MATANYA : Menatap mata pasangan anda, juga salah satu cara menegaskan perasaan cinta. Bisa jadi tatapan mata bisa lebih berarti daripada bahasa. Mata juga dapat mengisyaratkan seberapa besar dan berartinya diri kita pada pasangan.

HADIRLAH DI SISINYA : Salah satu alasan pasangan kehilangan suasana romantis dan rasa intim adalah jika suami atau istri meninggalkan pasangannya sendirian pada saat sedang berdua untuk melakukan kegiatan lain. Janganlah sering beralasan, " Wah, aku harus pergi dulu. Ada keperluan sebentar". Kehadiran Anda sangat penting baginya.

SEDERHANA TAPI LUAR BIASA : Terkadang kita mengira bahwa membelikan berbagai fasilitas seperti mobil, perhiasan dan lainnya kepada pasangan merupakan hal yang paling besar nilainya. Sebetulnya banyak hal lain yang mungkin lebih berarti. Menyempatkan membuat sarapan meski di saat yang sangat sibuk, memandang dengan penuh kasih sayang, memuji atau memberi hadiah-hadiah kecil sambil mengungkapkan rasa cinta dan kasih sayang. Sesungguhnya kebiasaan ini tidak kalah besar artinya dan akan membawa dampak yang luar biasa.

EKSPRESIKAN EMPATI ANDA : Jangan pernah mencemooh kecemasan, kekecewaan serta kegembiraan pasangan Anda. Ungkapkan dengan kata dan perbuatan serta nyatakan bahwa Anda sangat mengerti perasaannya. Tunjukkan bahwa Anda sangat memahami perasaannya jika berada dalam posisi seperti pasangan Anda.

KATA-KATA SAKTI : Kata sakti yang terhebat dalam melestarikan cinta adalah "Aku mencintaimu". Kata inilah yang mengantar Anda menjadi pasangan. Kata "Aku Juga Mencintaimu" adalah penghargaan terbesar yang harus dikatakan kenangan di masa lalu ketika pasangan Anda mengungkapkan kata sakti. Kata sakti dan ampuh ini akan menjadi kekuatan yang sangat dahsyat ketika keduanya di ucapkan dengan benar-benar tulus dan penuh makna.

Labels: